Sensasi Warga Terkena Hujan Es di Jakarta Selatan

Feri Agus Setyawan, CNN Indonesia | Selasa, 28/03/2017 17:16 WIB
Fenomena hujan es terjadi di sebagian wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Hujan itu diawali guyuran air yang deras disertai angin kencang. Ilustrasi hujan. (Shannon Stapleton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fenomena hujan es terjadi sore ini, Selasa (28/3), di sebagian wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Hujan es tersebut diawali guyuran air yang deras disertai angin kencang.

Arie Dwi Satrio (26), salah satu warga di kawasan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, menceritakan awal mula hujan es terjadi di daerahnya. Menurut Arie, awalnya hujan mengguyur begitu deras disertai angin sekitar 15.45 WIB

"Awalnya lima menit, setelah hujan deras itu bunyi kayak dilempar batu kecil," tuturnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (28/3).


Arie mengatakan, es yang turun bersama guyuran air ini sangat banyak. Meskipun demikian, es yang besarnya sebesar baru kerikil itu tak sampai merusak genteng rumahnya dan tetangganya.

“Enggak sampai merusak kok. Hujannya juga cepet," kata Arie.


Masa Pancaroba

Mengenai fenomena hujan es ini, Humas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Hari Tirto Jatmiko menjelaskan kejadian hujan es disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat terjadi pada masa pancaroba, baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

"Indikasi terjadinya hujan lebat/es disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat. Satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah," kata Hari dalam keterangan tertulisnya.


Kemudian, mulai pukul 10.00 WIB terlihat tumbuh awan Cumulus atau awan putih berlapis–lapis. Di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu–abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

"Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu–abu/hitam yang dikenal dengan awan Cb," terang Hari.

Selain itu, tambah Hari, fenomena hujan es ditandai dengan pepohonan di sekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat. "Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba–tiba, apabila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita," kata Hari.
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK