Amien Rais: Ulama Minta Ahok Tak Diistimewakan

Feri Agus Setyawan, CNN Indonesia | Jumat, 31/03/2017 16:15 WIB
Amien Rais: Ulama Minta Ahok Tak Diistimewakan Amien Rais mengatakan perwakilan 313 meminta pemerintah tidak mengistimewakan Ahok. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Amien Rais ikut dalam pertemuan perwakilan massa Aksi 313 dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. Amien mengungkapkan, dalam pertemuan tadi para ulama meminta gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak diistimewakan.

"Intinya kelompok ulama tadi itu (minta) jangan diistimewakan Ahok itu. Cuma itu aja. Jangan diistimewakan, bisa berbahaya," kata Amien usai bertemu Wiranto di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (31/3).
Amien bertemu dengan Wiranto bersama dengan Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam, Ustadz Sambo, Habib Alkaf, Habib Muhammad, Ustafz Edi, Ustadz Zakir Husain, Abbe Muhambar dan TB M. Shiddiq.

Dalam pertemuan itu perwakilan 313 juga menanyakan perihal sikap pemerintah yang tak juga mencopot jabatan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta. Padahal, kata Amien, beberapa kepala daerah lain ketika berstatus terdakwa langsung dinonaktifkan.

"Kenapa kalau gubernur atau kepala daerah yang lain itu jadi tersangka atau terdakwa langsung nonaktif. Kalau ini kok (Ahok) sudah kaya begitu (jadi terdakwa) malah diaktifkan lagi," kata Amien.
Pertemuan juga menyinggung penangkapan terhadap Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath atas tuduhan makar.

Al Khaththath ditangkap polisi bersama tiga orang lainnya yakni Pimpinan Gerakan Mahasiswa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBBR) Zainudin Arsyad, Wakil koordinator lapangan aksi 313, Irwansyah, Panglima Forum Syuhada Indonesia Diko Nugraha.

Pimpinan Parmusi Usamah Hisyam mengutarakan kekecewaannya atas penangkapan tersebut. Menurut Usamah, tuduhan makar kepada Al Khaththath dan ketiga orang lainnya mengada-ada dan tak berdasar.
Ia juga memastikan bahwa Aksi 313 tak punya tujuan makar seperti yang dituduhkan oleh polisi. Usamah menjelaskan, tujuan Aksi 313 ini hanya satu, yakni menuntut Presiden Joko Widodo mencopot Ahok dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta karena berstatus terdakwa.

"Tadi saya debat dengan polisi di acara televisi nasional. Dia bilang ada pemufakatan makar. Saya pastikan itu tidak ada," ucap Usamah.