Sepuluh calon anggota Bawaslu yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan, yakni Ratna Dewi Petalolo, Mohammad Najib, Abhan, Sri Wahyu Araningsih, Fritz Edward Siregar, Syafrida Rachmawati Rasahan, Mochammad Afifudin, Herwyn Jefier Hielsa Malonda, Abdullah, dan Rahmat Bagja.
Wakil Ketua Komisi II DPR Al Muzammil Yusuf menyatakan, Komisi II akan mendalami pengalaman dan pengetahuan para calon anggota Bawaslu terkait proses pengawasan Pemilu. Menurut dia, dua hal itu penting untuk memastikan integritas para calon jika terpilih menjadi anggota Bawaslu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesalkan Calon Petahana Tidak Lolos
Di sisi lain, Muzzammil mengklaim, kecewa dengan Panitia Seleksi yang tidak meloloskan sejumlah calon petahana. Menurutnya Pansel Bawaslu seolah tidak memperhatikan indikator pengalaman petahana untuk kepentingan Bawaslu ke depan.
Padahal, menurutnya, calon petahana memiliki pengalaman yang lebih matang ketimbang para calon yang baru. Bahkan, kata dia, pengalaman petahana bisa membuat transformasi di pucuk pimpinan Bawaslu berjalan lebih cepat.
“Seleksi Pansel kami juga menyayangkan. Karena jika ada orang lama itu juga bisa membuat Bawaslu bekerja dengan pengalaman. Tapi kami tidak bisa ikut campur,” ujar Muzzammil.
Politisi PKS itu hanya berharap, para staf di Bawaslu dapat bertukar pengalaman dengan para calon anggota yang baru dipilih. Hal itu diperlukan untuk menghadapi kompleksitas Pemilu tahun 2018 dan 2019.