Frans Nawipa dari AMP mengatakan Freeport selama 50 tahun melakukan aktivitas tambang di tanah Papua, dan tidak ada sedikit pun keuntungan yang didapatkan masyarakat Papua.
"Yang ada hanya kerusakan lingkungan, pembagian keuntungan apa? Keuntungan semua dibawa ke Jakarta, Papua Barat yang miskin malah semakin miskin," kata Frans saat menyampaikan orasinya di depan Gedung PT Freeport Indonesia, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, Frans menyebut selama 50 tahun masyarakat Papua tidak pernah diajak terlibat dalam pengambilan keputusan. Bahkan, sejak penandatanganan kontrak karya pertama, masyarakat Papua justru tidak tahu-menahu terkait perjanjian itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT