Dalam acara tersebut dilakukan pula demo udara dengan fly past pesawat latih, fly past pesawat helikopter, fly past pesawat angkut, fly past pesawat tempur,maupun penampilan aerobatik udara oleh Jupiter Aerobatic Team.
Kepala Dinas Pusat Penerangan Marsekal Pertama Jemi Trinsonjaya mengatakan, salah satu atraksi yang membedakan dengan peringatan ulang tahun TNI ke-71 kali ini adalah kegiatan simulasi pembebasan sandera menggunakan helikopter.
"Ada kegiatan tahun ini yang menampilkan simulasi pembebasan sandera menggunakan helikopter," ujar Jemi di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
Foto: CNN Indonesia/Priska Sari PratiwiKepala Dinas Pusat Penerangan Marsekal Pertama ungkap kegiatan simulasi pembebasan sandera gunakan helikopter adalah atraksi menarik parade tahun ini. |
Selain itu, ditampilkan pula pertempuran udara antara pesawat Sukhoi dengan F-16, manuver bomb burst, hi-speed pass Sukhoi dan F-16 menggunakan flare, simulasi serangan udara langsung, demo SAR tempur, hingga atraksi terjun payung operasi perebutan dan pengendalian pangkalan udara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"TNI AU sudah mengeluarkan pemberitahuan bagi seluruh operator penerbangan agar bisa mengatur jadwal keberangkatan di Bandara Halim," katanya.
Suara bising pesawat maupun helikopter tak menyurutkan rasa ingin tahu warga yang melihat atraksi dari dekat. Beberapa pesawat latih maupun helikopter bahkan terbang dengan ketinggian rendah.
Salah seorang warga Cililitan, Jakarta, Arini (32), sengaja datang ke Lanud Halim Perdana Kusuma untuk melihat atraksi tersebut. Ia mengajak suami dan anaknya untuk ikut memperingati ulang tahun TNI AU ke-71.
"Ini baru pertama kali. Pengen lihat sama anak saya yang suka pesawat," ucapnya.
Hal senada diungkapkan Sultoni (47), warga Bekasi. Sultoni datang bersama keluarganya sejak pagi untuk melihat atraksi pesawat aerobatik.
"Selama ini kan cuma lihat di televisi, ternyata lihat langsung lebih seru," tuturnya.
Foto: CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi