"Menurut rencana besok dilantik," ujar Johan ketika dikonfirmasi, Senin (10/4).
Saldi ialah satu dari tiga kandidat yang diserahkan panitia seleksi hakim konstitusi ke Jokowi beberapa waktu lalu. Guru besar hukum tata negara Universitas Andalas itu berada di peringkat pertama penilaian pansel. Hal ini menjadi salah satu alasan Saldi terpilih dari dua nama lainnya.
"Presiden memilih Saldi karena selama ini rekam jejaknya baik, punya kapasitas serta kapabel," ucap Johan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiga nama itu lolos proses administrasi, tes, wawancara dan hasil pelacakan rekam jejak yang berasal dari beberapa instansi resmi maupun kalangan masyarakat.
Pelantikan Komisioner KPU
Tak hanya Saldi, Jokowi juga berencana melantik komisioner Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu, besok. Jokowi sebelumnya sudah menerima surat mengenai pemilihan komisioner dari DPR.
"Informasinya begitu (besok pelantikan komisioner KPU-Bawaslu)," tutur Johan.
Setelah melalui proses uji kepatutan dan kelayakan, Komisi II DPR memilih tujuh orang komisioner KPU. Mereka ialah Pramono Ubaid Tanthowi, Wahyu Setiawan, Hasyim As’ari, Ilham Saputra, Viryan, Evi Novida Ginting Manik dan Arief Budiman.
Mereka akan menggantikan KPU di bawah pimpinan Juri Ardiantoro yang akan menyelesaikan tugasnya pada 12 April mendatang.
Komisi II DPR juga memilih lima komisioner Bawaslu yakni Ratna Dewi Pettalolo, Mochamad Afifuddin, Rahmat Bagja, Abhan dan Fritz Edward Siregar. Keputusan komisi urusan dalam negeri ini diresmikan menjadi keputusan DPR melalui rapat paripurna pekan lalu.