Nasriadi dan tim polres Jakarta Utara keluar dari rumah Novel sekitar pukul 17.30 WIB. Ketika ditanya oleh wartawan, dia menuturkan pihaknya menemukan dugaan cairan itu di tiga tempat berbeda.
"Cairan itu ada di tiga tempat. Hasil sementara itu zat asam, tapi zat asamnya apa itu nanti,” kata Nasriadi, Selasa (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, tempat kejadian perkara (TKP) yang hanya berjarak dua rumah dari rumah Novel masih dipasangi garis polisi. Tampak bercak putih bekas cairan yang diduga air keras yang mulai mengering di sekitar lokasi yang dipasangi garis polisi.
Polisi mencongkel pohon nangka yang sempat ditabrak Novel. (CNN Indonesia/Filani Olyvia) |
Seusai disiram cairan yang diduga air keras, Novel sempat berlari kembali menuju masjid untuk meminta pertolongan. Ketua RT 003 RW 010 Kelurahan Pegangsaan Dua, Wisnu Broto, mengatakan, Novel sempat menabrak pohon nangka yang berada tepat di depan rumahnya karena tidak bisa melihat dengan jelas.
Sementara itu, rumah Novel tampak sepi. Meskipun pagar rumah yang didominasi warna coklat itu terbuka, tak tampak ada aktivitas di dalam rumah. Hampir seluruh anggota keluarga berangkat menemani Novel yang kini menjalani perawatan di Jakarta Eye Center, Menteng, Jakarta Pusat. Setelah sebelumnya dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading.
Polisi mencongkel pohon nangka yang sempat ditabrak Novel. (CNN Indonesia/Filani Olyvia)