Yosep menyebut selama ini sering kali pihak media memilih untuk berdamai dengan para pelaku. Menurutnya tindak kekerasan tersebut jangan diselesaikan dengan cara berdamai tapi harus dibawa ke ranah hukum sebagai bentuk pelajaran kepada pelaku.
"Sebaiknya tidak ada perdamaian dengan pelakunya, bawa ke ranah hukum biar jadi pelajaran," ujarnya di Klub Eksekutif Persada, Jakarta Timur, Rabu (12/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia juga mengatakan Dewan Pers sudah melakukan MoU dengan kepolisian untuk mengusut sejumlah kasus yang menimpa para wartawan.
Kadispen TNI AU Marsma Jemi Trisonjaya menyebut media sebagai kawan yang harus dirangkul. CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi |
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Jemi Trisonjaya mengatakan, sesuai arahan Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, media harus dirangkul selayaknya kawan.
"KSAU kan mantan Kadispen dekat dengan media, beliau sangat humble, friendly. Sehingga beliau menekankan media itu bukan musuh, media itu teman harus dirangkul," kata Jemi.
Menurut Jemi, tanpa media TNI AU juga bukan apa-apa. Apalagi di era digitalisasi saat ini, semua informasi berasal dari media. Jemi menyebut TNI AU selalu terbuka bagi media dan masyarakat terkait dengan berita maupun informasi tentang TNI AU.
"Kami tidak menutup-nutupi informasi, lebih baik terbuka apa adanya kami sampaikan," ujarnya.
Jemi memberi contoh soal peliputan kecelakaan pesawat tempur TNI AU. Dalam pesawat tempur, kata Jemi pasti membawa senjata dan amunisi yang bisa meledak kapan saja. Sehingga TNI AU mengimbau kepada wartawan untuk selalu memperhatikan larangan atau imbauan pada saat peliputan.
"Pesawat tempur bawa senjata bawa amunisi bisa meledak kapan saja, ini yang kami waspadai. Ke depan saya harap wartawan tidak memaksa mengambil liputan, kalau bisa koordinasi dengan saya (Kadispen TNI AU), kami akan berikan informasi," ucap Jemi.
Kadispen TNI AU Marsma Jemi Trisonjaya menyebut media sebagai kawan yang harus dirangkul. CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi