Dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (18/4) siang tersebut satu orang penumpang meninggal dunia, dan lainnya terluka dan kini dirawat intensif di RSUD Sobirin, Lubuklinggau.
"Tim Mabes sudah turun hari ini untuk pendalaman," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, pada Rabu (19/4) seperti dilansir dari Detik.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini sedang dilakukan pertolongan terhadap anggota masyarakat yang terluka, kemudian pendalaman terhadap peristiwanya dan keputusan melakukan tindakan yang dilakukan oleh anggota yang mengejar kemudian menembak," ujarnya.
Ketika hendak diberhentikan mobil tersebut tidak mau berhenti dan mencoba menabrak anggota yang sedang melakukan razia.
Melihat gelagat tersebut, polisi mengambil inisiatif mengejar dan melepas tembakan peringatan. Ketika mobil berhenti diketahui terdapat delapan penumpang, dan satu orang di antaranya meninggal dunia. Korban lain yang terluka dibawa ke RSUD Sobirin, Lubuklinggau.
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan peritsiwa ini sedang dalam pendalaman dan diinvestigasi. Jika benar ada kelalaian dari petugas kepolisian, dia akan diproses hukum.