Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan, meski ada di dalam rekaman CCTV namun bukan berarti penyidik lantas menyimpulkan mereka terlibat.
"Jadi kecurigaan terhadap informasi foto tidak langsung menjawab bahwa itu adalah pelaku. Hanya dia tertangkap gambarnya, tertangkap, teridentifikasi pernah ada," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (21/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Novel tengah menjalani perawatan intensif di Singapura. Juru bicara KPK Febri Diyansah mengatakan, dari hasil pemeriksaan lanjutan oleh dokter ahli mata dan THT, siraman air keras yang mengenai wajah novel berdampak pada rongga hidung, selain melukai matanya.
Novel disiram air keras usai menjalankan salat subuh di masjid dekat kediamannya. Efek air keras di wajahnya membuat ia sempat menabrak pohon nangka di depan rumahnya.