Selain untuk Setya, kata Robert, pesawat berkapasitas 15 orang itu juga disewa untuk keperluan partai di wilayah Indonesia bagian timur. Karena itu, pesawat tersebut diparkir di Bandara Ngurah Rai, Bali, sejak seminggu yang lalu.
"Pesawat itu disewa untuk keperluan aktivitas Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dan pengurus Partai Golkar lainnya," kata Robert seperti dilansir Antara, Sabtu (22/4).
Kemarin, jet pribadi itu disucikan melalui upacara adat di Bali. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengikuti prosesi itu dan menyebut jet tersebut milik Setya Novanto. Namun dalam upacara itu, Setya tak hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pesawat itu bukan milik Setya Novanto, jadi Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, hanya salah komunikasi," kata Robert.
Robert mengatakan, pesawat itu sengaja disucikan secara adat Bali karena diparkir di Bali. Ke depan, tambahnya, jet itu akan lebih banyak digunakan untuk keperluan kegiatan di Indonesia bagian Timur.
"Pesawat itu bukan dari AKC, saya sewa dari perusahaan dari Kanada, cuma saya lupa nama perusahaannya," ujarnya.