"Untuk kendaraan terlibat kecelakaan 7 mobil kecil, 5 motor dan 1 bus," kata Dicky dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/4).
Dia mengatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, di Jalan Raya Puncak, tepatnya di turunan Selarong Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dicky menjelaskan, sebelum terjadi kecelakaan, bus HS bergerak dari arah puncak menuju ke arah Gadog. Setibanya di tempat kejadian perkara, bus hilang kendali lalu bergerak ke kanan jalan dan menabrak mobil Gand Livina.
Bus tersebut lalu bergerak ke kanan dan menabrak kendaraan sepeda motor Honda Vario. Kemudian menabrak mobil Daihatsu Ayla dan sepeda motor Yamaha Vixon. Bus terus bergerak ke kiri jalan, kemudian menabrak mobil Toyota Avanza warna putih yang bergerak dari arah puncak.
Adapun tiga orang yang meninggal dunia yaitu Okta Riyansyah Purnama Putra (26), warga Jalan Rawan 8 No 634 RT 10/02, Lebak Gajah, Sematang Borong, Kota Palembang. Korban kedua yaitu Jainudin, warga Babakan Lebak RT 02/06, Sinar Galih, Kabupaten Bogor. Korban lainnya, Dadang (45), Kades Citeko, Cisarua, Bogor.
[Gambas:Twitter]
Sementara tiga orang luka berat lainnya bernama Aris Ris Beni (16) pelajar yang tinggal di Tangerang, Saiful Bahri (33) warga Jalan Menteng Atas Selatan 2 Jakarta Selatan, dan pengendara sepeda motor Vixen.
Sedangkan tiga orang luka ringan bernama Hasanudin (21) warga Villa Tangerang Indah RT 10/05, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang. Kedua, Tommy Gunawan (36) karyawan swasta, warga Kampung Sindang Sari RT 03/02 Tanah Baru, Kota Bogor. Ketiga, Darus Zaelani (40), sopir yang tinggal di Kampung Cibeureum Rt02/01 Desa Cisarua, Bogor.