KPU Kota Bekasi, Jawa Barat, mengintensifkan kegiatan sosialisasi agar target 70 persen keikutsertaan pemilik hak suara di kota itu tercapai.
“Untuk tahap awal, kami melaksanakan sosialisasi ke jajaran aparatur pemkot mulai dari kelurahan, kecamatan hingga RT/RW di 12 kecamatan," kata Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni, di Bekasi, Senin (24/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada perbedaan aturan dengan Pilkada sebelumnya. Pemilih harus berbasis KTP elektronik, dan penyelenggara (PPS, PPK, dan KPPS) yang sudah dua kali melakukan pemilu sudah tidak boleh lagi. Artinya harus rekrut orang-orang baru yang belum pernah menyelenggarakan," kata Komisioner Ucu Asmara Sandi.
KPU Kota Bekasi telah merampungkan agenda awal rangkaian Pilkada dengan pembentukan Penyelenggara Pemilu pada 9 Desember 2016 yang beranggotakan 30 ribu petugas.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Joko Purnomo mengatakan, tahap Pemilihan Gubernur 2018 akan dimulai pada Agustus 2017.
Pada akhir November dan awal Desember 2017, KPU Jateng akan membuka pendaftaran dan penyerahan dukungan jika ada bakal calon yang maju dari jalur perseorangan.
"Penetapan pasangan calon dilakukan pada Februari 2018, dan kampanye dilaksanakan Maret 2018," ujar Joko.
Joko menyatakan, yang dilakukan jajaran KPU Provinsi Jateng saat ini adalah menyiapkan anggaran, naskah perjanjian hibah daerah terkait dana kampanye, serta rancangan teknis Peraturan KPU.
Lihat juga:Arena Latihan Politik Lanjutan untuk AHY |