Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, kelima saksi merupakan orang yang melihat kejadian saat Prajurit Satu Pasaribu dan Prajurit Dua Fatah Kudus mengalami luka tusuk setelah dikeroyok oleh tiga orang tak di kenal.
"Kami sudah memeriksa beberapa saksi yang ada di situ. Ada lima lebih yang kami periksa," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (25/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus pengeroyokan Pasaribu dan Fatah ini ditangani Polres Jakarta Pusat. Kedua paspampres itu mengalami luka tusuk setelah dikeroyok oleh tiga orang tak di kenal di Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Selanjutnya, pengendara sepeda motor itu dibantu dua orang lainnya mengeroyok Pasaribu. Saat itu Fatah melintas untuk menolong korban, namun salah satu pelaku memukulnya hingga tidak sadarkan diri.
Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jendral Wuryanto mengatakan kondisi kedua prajurit itu dikabarkan dalam keadaan stabil sekarang. "Saat ini sudah diusut oleh Puspom TNI dan kepolisian," kata Wuryanto.