Peneliti dari SOMO, Marteen Bakeer, juga menyebut proyek tersebut bukanlah solusi atas peningkatan ketinggian air laut yang berpotensi menenggelamkan Jakarta.
"Dibuat tanggul pun Jakarta bisa tenggelam, proyek itu adalah hal yang tidak perlu dan sia-sia dilakukan," ujarnya di Jakarta, Jumat (28/4) kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proyek ini membutuhkan banyak investor. Pemerintah perlu menanam modal besar dan investor baru akan masuk jika proyek ini lancar. Tetapi tetap saja, mereka untung, masyarakat pada akhirnya tetap buntung," tuturnya. Lihat juga:
NCICD merupakan mega proyek yang diklaim pemerintah sebagai perlindungan jangka panjang terhadap Jakarta dan wilayah sekitarnya terhadap potensi banjir besar.
NCICD akan dibangun dalam tiga tahap, yaitu Tahap A yang meliputi peninggian dan penguatan tanggul laut di utara Jakarta sepanjang 52 kilometer serta reklamasi Jakarta yang melibatkan 17 pulau.
Kemudian Tahap B yaitu pembangunan tanggul terluar dan terakhir Tahap C yaitu tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall. Proyek itu diperkirakan menelan anggaran hingga Rp500 triliun dan akan selesai pada paling cepat pada tahun 2030.