"Sekitar 500 ribu buruh di seluruh Indonesia akan melakukan aksi 'Mayday', sementara yang dipusatkan di Istana ada 150 ribu buruh dari Jabodetabek," kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal di Jakarta, Jumat (28/4), seperti dilansir dari Antara.
Aksi peringatan Hari Buruh di Jakarta akan dimulai pada pukul 10.00 WIB dari Patung Kuda silang Monas. Massa kemudian long march menuju Istana Merdeka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, buruh menuntut jaminan sosial, khususnya jaminan kesehatan gratis untuk seluruh rakyat serta jaminan pensiun buruh yang disamakan dengan PNS, yakni 60 persen dari upah akhir.
Tiga Titik May Day
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metri Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan Polda Metro Jaya telah menerima pemberitahuan rencana aksi perayaan May Day dari elemen buruh.
Kepolisian juga telah menetapkan tiga lokasi perayaan hari buruh internasional di Jakarta. Argo mengungkapkan tiga lokasi kumpul massa yakni Dinas Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Gedung DPRD DKI Jakarta dan Istana Kepresidenan.
Berdasarkan pemberitahuan, jumlah buruh yang akan merayakan hari buruh sedunia itu sekitar 20.000 hingga 30.000 orang. Menurut Argo, buruh tidak menyampaikan pemberitahuan aksi jalan kaki namun massa langsung kumpul pada tiga lokasi itu.
"Selama kegiatan aksi unjuk rasa harus mengikuti peraturan dan jangan bertindak anarkis," kata Argo.
Petugas kepolisian akan mengatur arus lalu lintas secara situasional dengan menyiapkan sistem buka-tutup jalur kendaraan pada tiga lokasi kumpul massa.
Argo menyatakan pihaknya belum dapat menyampaikan kekuatan personel yang akan mengamankan kegiatan buruh itu.