"Ada 12 orang meninggal dunia dan 20 orang luka-luka," kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus, Minggu (30/4) dalam keterangan tertulisnya.
Sebelumnya dinyatakan ada 11 orang korban tewas yang terdiri dari sembilan pria dan dua perempuan. Lima di antaranya belum teridentifikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Yusri, saat kejadian lalu lintas macet. Bus tak terkendali karena remnya blong. Setelah menabrak beberapa kendaraan lain, bus terguling ke perkebunan warga. Bus berhenti dalam posisi bus miring bagian roda menghadap ke samping.
"Kemacetan hingga 11 km terutama dari arah Cianjur menuju Jakarta," kata Hasby seperti diberitakan Antara.
Jalur puncak menurutnya masih bisa dilalui namun padat. Ia mengimbau agar warga yang berwisata di kawasan puncak untuk berhati-hati.