Kejadian ini berawal dari kerusuhan yang terjadi di rutan klas II B itu siang tadi. “Ratusan orang melarikan diri," kata Kepala Sub Bagian Publikasi Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Syarpani saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.
Menurut Syarpani, sampai saat ini petugas rutan dibantu kepolisian tengah mengejar tahanan yang kabur itu dan membawanya kembali ke rutan.
Syarpani mengatakan setidaknya sudah ada beberapa tahanan yang berhasil diamankan kembali. Dia belum mengetahui jumlah pasti tahanan yang nekat melarikan diri. Menurut dia, suasana di luar rutan pun kondusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Antara, Dodi mengatakan, Tim Sabhara dan Satuan Reserse Kriminal diturunkan untuk mengejara para tahanan. Sejumlah tahanan yang masih mengenakan seragam warna biru terlihat sudah tertangkap.
“Saya disuruh diam lalu dia memanjat loteng rumah," kata Karmila.
Warga yang lain, Darlis, mengaku melihat beberapa tahanan mencoba merebut kendaraan milik warga yang melintas. “Ibu-ibu pakai speed motor dihadang,” katanya. Ada pula tahanan yang mencoba menghadang taksi yang melintas.