“Wiranto bilang satu-satu, artinya setelah HTI ada (organisasi) lain. Jangan salahkan kalau publik menyebut lahir rezim orde baru anti-Islam,” kata Juru Bicara HTI Ismail Yusanto dalam jumpa pers di kantor HTI, Jakarta Selatan, Senin (8/5).
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengumumkan rencana pemerintah untuk membubarkan HTI melalui proses hukum. Organisasi itu dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada wartawan, Wiranto pun mengatakan kebijakan ini bukan anti-Islam.
“Mungkin supaya enggak dikira anti-Islam, tapi pada kenyataan yang dituduh kebanyakan ormas Islam,” ulang Ismail.
Dia pun membantah ajaran khilafah yang diusung kelompoknya sebagai pemecah belah Indonesia.
“Kalau kita pikir mayoritas penduduk negeri ini Islam, Islam itu pemersatu. Bagaimana mungkin disebut pemecah belah,” katanya.