Dalam benak Ahok kala itu tebersit bahwa busana dinas berwarna khaki yang dia kenakan bakal menjadi seragam Pemprov DKI terakhir yang melekat di tubuhnya. Ahok sadar betul, keesokan harinya dia harus menjalani sidang vonis penistaan agama di pengadilan, Selasa (9/5).
Ahok tak mau menyia-nyiakan momen. Dia lantas meminta diabadikan dengan kamera agar bisa dibuatkan lukisan profilnya saat berseragam dinas PNS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Arief adalah staf pribadi Ahok yang senantiasa mengabadikan tiap kegiatan Ahok di balik kamera. Dia merupakan orang dekat Ahok yang kerap menemani di banyak kegiatan.
Usai berfoto untuk kebutuhan lukisan, kata Arief, Ahok beraktivitas seperti biasa. "Selesai makan siang, dia tetap lanjut kerja. Bikin disposisi dan lainnya," ujar Arief lewat pesan singkat.
"'Mumpung hari ini pakai seragam ini. Besok-besok enggak bakalan bisa lagi'," kata Arief menirukan ucapan Ahok kala itu.
[Gambas:Instagram]
Arief sempat tertegun mendengar celetukan Ahok saat itu. Sementara Ahok, kata Arief, malah tampak semringah, seakan-akan tak ada kejadian besar yang bakal menimpanya.
Keesokan harinya, hakim di pengadilan memvonis Ahok dua tahun penjara. Arief tak pernah berpikir celotehan Ahok bakal menjadi kenyataan.
Arief cukup terpukul. Sesaat setelah putusan dibacakan, Arief lantas mengunggah foto yang sempat dia abadikan. Foto itu pun menjadi viral dan menjadi memorial bagi para simpatisan Ahok.
"Walaupun terasa tidak adil, ini harus diterima dengan lapang dada. Yang pasti, bapak selalu jadi pahlawan bagi saya," kata Arief.