Kapitra mengatakan, Rizieq di Malaysia untuk konsultasi disertasi studinya di Malaysia. Dia menyampaikan, Rizieq akan kembali ke Indonesia pekan depan, meskipun disertasinya belum selesai.
"Ya, lagi di Malaysia sekarang, sedang menyiapkan disertasi. Minggu depan pulang," kata Kapitra saat dihubungi, Jumat (12/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini berada pada semester sembilan. Seharusnya HRS sudah dapat selesaikan program doktornya pada akhir tahun 2015 atau semester tujuh," kata Kamaludin seperti dilansir dari Antara.
Pada kasus yang kedua itu, Rizieq sedianya bakal diminta keterangannya pada 25 April lalu sebagai saksi. Namun dia mangkir dengan alasan menjalankan umroh di Mekah, Arab Saudi.
Dalam kasus ini ia diduga terlibat percakapan bermuatan porno dengan perempuan yang diduga Firza Husein, Ketua Yayasan Solidaritas Keluarga Cendana.
Terkait proses hukum yang diduga menjerat Rizieq, Kapitra menegaskan, pemimpin FPI itu akan menghadapinya secara berani. "Itu akan dihadapi, selalu beliau hadapi. Mana ada dia enggak menghadapi, dia jentelmen kok," ujarnya.
Sebelumnya, kausa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro mengatakan, kliennya akan segera pulang ke Indonesia sebelum memasuki bulan suci Ramadan. "Insya Allah sebelum puasa sudah datang ke Indonesia," kata Sugito.
Dia membantah bila kliennya disebut menghindar dari proses hukum kasus dugaan konten pornografi yang tengah digarap Polda Metro Jaya ataupun kasus dugaan penodaan Pancasila.
"Bukan, bukan (menghindar) atur strategi saja. Tentunya kita atur strategi biar nggak salah langkah," tuturnya.