"Mencegah lebih baik daripada mengobati. Demikian juga Sistem keamanan informasi rumah sakit harus diperbarui,” kata Kuntjoro, melalui keterangan resmi yang dikutip dari Antara pada Sabtu (13/5).
Persi menyebutkan, jaringan komputer Rumah Sakit Kanker Dharmais pada Sabtu (13/5) pagi mengalami serangan ransomware Wannacry yang berpengaruh pada jaringan komputer pelayanan administrasi rumah sakit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, WannaCry menyebabkan pelayanan pendataan pasien dan pelayanan administrasi yang biasanya dilakukan melalui komputer terhambat, sehingga harus dilakukan secara manual.
Berdasarkan informasi dari Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII), Wannacry mengincar komputer berbasis Windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi server message block.
Jika jaringan komputer terkena serangan, WannaCry menyandera data dalam komputer korban sehingga tidak bisa diakses, sebelum korban membayar sejumlah uang dalam bentuk Bitcoin sebagai tebusan.