"Sama saja halnya dengan korupsi, kejadian ini saya pikir juga telah mencemari nama baik wilayah kita, sebuah pengkhianatan," kata Djarot, di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (22/5).
Djarot menegaskan bahwa ia akan segera mencabut izin usaha PT Atlantis Jaya selaku pemilik Ruko Kokan Permata lokasi pesta gay itu digelar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memang terjadi penyimpangan, jangan sungkan untuk sampaikan pada kami. Yang pasti kami enggak akan kasih toleransi," ujarnya.
Sementara itu para peserta pesta gay yang tidak dijadikan tersangka oleh polisi kembali ke lokasi untuk mengambil sepeda motor mereka yang diparkir di sana. Mereka mengaku sudah mendapat izin dari Polres Jakarta Utara untuk mengambil motor yang sudah diberi garis polisi itu.
"Kapolres yang suruh," kata seorang pria yang enggan menyebut namanya.
Menurut dia, semua barang yang sempat disita polisi seperti handphone, dompet dan motor dikembalikan oleh polisi. Dia enggan menceritakan apa yang menjadi kesepakatan mereka dengan Polres Jakarta Utara.
Pantauan CNNIndonesia.com, rata-rata pengunjung ini menutup wajah mereka dengan masker. Karena disoroti kamera wartawan, mereka mengambil motor dengan tergesa-gesa.
Ruko yang dijadikan lokasi pesta gay di kawasan Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Marselinus Gual) |
Mereka diduga melanggar Undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi.
"Lima dari pengunjung dan dua dari tersangka," kata dia.
Adapun 126 pengunjung yang ikut sempat ditahan, kata Nasriadi, bisa saja dilepaskan setelah diperiksa selama 24 jam usai penangkapan.
Ruko yang dijadikan lokasi pesta gay di kawasan Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Marselinus Gual)