Pantauan CNNIndonesia.com, Selasa (23/5), aksi saling dorong antara mahasiswa dengan polisi terjadi ketika polisi mencoba memadamkan ban bekas dan sejumlah poster yang tengah dibakar mahasiswa di pelataran gedung KPK.
Mahasiswa tidak terima dengan tindakan polisi. Mahasiswa mencoba menahan polisi dan ketegangan pun terjadi. Meski demikian, aksi saling dorong itu tidak sampai bentrok. Kondisi masih terkendali, setelah masing-masing pihak menahan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:KPK Bidik Aset Sjamsul Nursalim |
Ratusan mahasiswa ini berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta. Diantaranya dari Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Universitas Bung Karno, Universitas Jayabaya serta Universitas Muhammadiyah Jakarta.
"Karena memang di mata hukum semua adalah sama," tegasnya.
Menurut Harta, KPK jangan berhenti pada penetapan tersangka Syafruddin saja. Harta menyebut, dalam kasus ini Sjamsul mempunyai peran sehingga bisa mendapatkan SKL, padahal masih punya kewajiban Rp3,7 triliun.
"Untuk itu kami meminta KPK juga untuk segera melakukan sita jaminan atas aset-aset milik Syamsul Nursalim yang dikelola oleh kaki tangannya," tegasnya.