"Setelah Pilkada ini selesai, apalagi Pak Ahok mencabut banding, bahwa ini artinya beliau telah menerima keputusan hukum dan mengaku bersalah. Semoga ini diikuti seluruh fans Pak Ahok agar kita rukun lagi," kata Rhoma di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/5).
Rhoma menjelaskan, pesan tersebut ditujukan agar tidak ada lagi polarisasi usai Pilkada DKI. Sebab, katanya, terdapat dua kelompok yang saling bertentangan usai Pilkada DKI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Rhoma Irama Siap Maju Pilpres 2019 |
Rhoma menegaskan, umat Islam tidak anti terhadap pancasila dan pluralisme. Dia pun menyatakan bahwa partainya juga berkomitmen untuk menjaga kerukunan dan persatuan.
Selain itu, Rhoma juga sempat mendendangkan sebuah lagu yang berjudul Stop dalam menggambarkan kondisi saat ini. Lagu itu mengajak untuk menghentikan segala macam bentuk perpecahan dan kembali pada persatuan.
"Stigma yang belakangan ini menyudutkan tidak pancasilais tak sesuai fakta yang ada. Saya punya pandangan yang sama dengan Bang Haji Rhoma," ujar Fadli.