"Saya perintahkan mengejar sampai ke akar-akarnya. Karena kita tahu korban yang ada ini sudah keterlaluan," ujar Jokowi di Solo, Kamis (25/5).
Jokowi menyatakan turut berduka mendalam terhadap korban jiwa dan korban luka ledakan itu. Korban mulai dari sopir ojek, sopir angkot, penjual lapak kelontong, bahkan polisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ledakan juga menewaskan dua orang pelaku. Sementara jumlah korban luka mencapai 10 orang, di antaranya lima orang anggota polisi dan lima warga sipil.
"Hari-hai ini kita umat Muslim sedang mempersiapkan diri masuk Bulan Ramadan untuk menjalankan ibadah puasa," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Saat kejadian hingga kini, Jokowi berada di Solo untuk kunjungan kerja. Namun, Kepala Staf Presiden Teten Masduki telah mendatangi korban bom di RS Premier Jatinegara kemarin malam.
Sebelumnya, Kepala Bagian Penerangan Umum Komisaris Besar Martinus Sitompul menyatakan serangan bom bunuh diri di Kampung Melayu diduga dilakukan kelompok teror ISIS. Dugaan berawal dari pola serangan yang hampir sama dengan beberapa peristiwa lain di dunia.