"Mengenai struk pembelian ini akan didalami lagi karena tanggal 22 (Mei) jam 9 membeli panci presto itu," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto usai melakukan jumpa pers di Mabes Polri, Kamis (25/5).
Polisi belum menjelaskan bagaimana bom panci dirakit para pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah material bom Kampung Melayu yang mirip dengan bom panci di Cicendo di antaranya material seperti panci, gotri (logam bulat), paku, hingga kabel switch.
Polisi menduga bom bunuh diri di Kampung Melayu dilakukan dua orang pria. Polisi menduga salah satu pelaku berinisial INS, seorang pria yang tinggal di kawasan Gatot Subroto, Kota Bandung.
Saat ini kepolisian Polda Jawa Barat meminta keterangan dari istri INS.
Agus merupakan pelaku bom panci di Cicendo pada Februari lalu. Agus ditangkap Densus 88 di kawasan Kebon Gendang, Kecamatan Batunungal, Kota Bandung pada Maret 2017. Agus diduga sebagai perakit bom panci.
Para pelaku bom Cicendo tercatat tergabung kelompok teror Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Jawa Barat yang terafiliasi kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah atau Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).
Pelaku bom Kampung Melayu pun diduga terkait jaringan ISIS dilihat dari jenis pola dan material bom yang digunakan.
"Patut diduga (keterlibatan ISIS) dari pola-pola dan material bom yang digunakan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul.