"Memang ini korban banyak dari anggota kami. Beberapa kali mereka mengancam, jadi kami siapkan pengamanan maksimal. Kita harus waspada," ujar Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Iriawan ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (25/5).
Iriawan mengatakan kepolisian masih menyelidiki benang merah serangan tersebut terhadap ancaman yang dialamatkan kepada kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kerumunan banyak dan juga anggota kita banyak di sana. Kira-kira itu (dugaan) sementara, namun akan kita dalami karena ini pasti jaringan kan," ujar Iriawan.
"Teror ini kan acak targetnya. Kebetulan saat itu sedang ramai anggota kami di sana. Oleh karenanya, kami akan dalami alasan lokasi Kampung Melayu tersebut," jelasnya.
Polisi mengidentifikasi dua terduga teroris bom Kampung Melayu, Jakarta Timur yakni dua pria berinisial AS dan INS. Kedua pelaku ini tinggal di Jawa Barat.