"Kami datang ke sini sebagai wujud solidaritas dan keprihatinan," tutur Joshua di lokasi kejadian.
Sebelum tabur bunga, rombongan yang terdiri dari 15 orang ini juga sempat menyanyikan lagu Gugur Bunga. Meski tanpa iringan musik, mereka tetap bernyanyi dengan khidmat.
Lihat juga:Polisi Duga Bom Kampung Melayu Terkait JAD |
Joshua menjelaskan bahwa aksi tersebut direncanakan secara mendadak setelah salah seorang dari mereka memberi usul pada pagi hari. Kemudian, komunikasi berlanjut via telfon oleh mereka yang setuju mlakukan aksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Joshua lalu mengatakan adanya kemungkinan adanya aksi lanjutan, tapi dia belum mau membeberkan rencana tersebut.
"Itu pasti kita akan lakukan tapi itu bukan wilayah saya untuk menjawabnya," kata Joshua.
Diketahui, terjadi dua ledakan di Terminal Kampung Melayu pada Rabu malam (24/5) sekitar pukul 21.00 WIB. Ledakan itu akhinya menewaskan tiga personel kepolisian dan dua warga sipil— diduga pelaku—ikut tewas.
Sementara jumlah korban luka mencapai 10 orang, di antaranya lima orang anggota polisi dan lima warga sipil.
Kepolisian menduga bom itu terkait dengan jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD). Dugaan berawal dari pola serangan yang hampir sama yaitu mengarahkan serangan pada kepolisian.