Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan, polisi masih berkoordinasi dengan TNI untuk mengusut kejadian itu.
"Ya baru diduga (pelakunya TNI). Kami masih selidiki," kata Suyudi di Jakarta, Jumat (26/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang tersebut cekcok mulut dengan anggota," kata Suyudi.
Namun, kata Suyudi, oknum tersebut nampaknya tidak puas. Sekitar pukul 21.30 WIB kemudian, tiga orang lainnya kembali ke pos polisi dengan tujuan yang sama.
"Salah satu mengaku komandan," ucap Suyudi.
"Anggota kami juga sempat didorong," ucap Suyudi.
Kemudian, lanjut Suyudi, Yusuf meninggalkan pos menuju Polsek Metro Gambir untuk mencari bantuan. Namun, begitu ia kembali, kaca di pos polisi itu sudah pecah.
"Satu saksi yang bernama Amir juga dipukul," kata Suyudi.
Hingga berita ini diturunkan ini belum ada keterangan dari TNI. Kapuspen TNI Mayjend Wuryanto belum menjawab pesan yang dikirim CNNIndonesia terkait dugaan perusakan pos polisi itu.