Asisten Kapolri Bidang Operasi Inspektur Jenderal Unggung Cahyono mengatakan belasan potensi ancaman itu diketahui usai rapat yang dilakukan petinggi Mabes Polri, Selasa (30/5) lalu. Mengatasi ancaman tersebut, aparat kepolisian akan menggelar operasi terpusat bertajuk "Ramadniya 2017" mulai 19 Juni hingga 4 Juli.
"Kita lakukan operasi terpusat selama 16 hari, dan ada empat satuan tugas yang dikedepankan. Pertama adalah Satgas Turbinjali, Kamseltibcarlantas, Lidik Sidik, dan Satgas Banops," kata Unggung di Galeri Nasional, Jakarta, Jumat (2/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga memprediksi ancaman masalah di sekitar jalan menuju tempat wisata, tindak pencurian dengan pemberatan, dan kecelakaan lalu lintas transportasi laut.
"Kami akan koordinasikan dengan polda-polda terdekat untuk membantu membackup wilayah Pantura. Untuk penebalan antisipasi Pantura ada 100.107 siswa perwira yang sekarang pendidikan diajak. Untuk tahun ini kita maksimalkan terutama di Jawa Tengah," katanya.
Titik Kemacetan
Polisi memprediksi puncak arus mudik tahun ini akan tiba pada 22-24 Juni. Sementara, arus balik para pemudik diperkirakan terjadi pada 1 dan 2 Juli.
Beberapa titik jalur mudik yang berpotensi mengalami kemacetan dan mendapat atensi polisi adalah Pejagan, Tol Cikampek-Palimanan, Tol Cipularang, dan kawasan Pintu Tol Gringsing, Batang, Jawa Tengah.