Apalagi, menurut Ketua Presidium Alumni Aksi 212 Ansufri Idrus Sambo, Amien Rais saat ini menjabat sebagai penasihat Presidium Alumni Aksi 212. Amien juga cukup aktif dalam sejumlah aksi damai yang digagas ormas-ormas Islam selama proses hukum kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
"Sudah pasti ada hubungannya. Makanya kami bilang ini politik balas dendam. Istilahnya, siapapun yang terlibat aksi 212, sampai membuat Ahok dipenjara, harus disikat. Salah satunya Pak Amien Rais," ujar Sambo kepada CNNIndonesia.com, di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (2/6) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang, siapa saja yang punya celah pasti akan dibuka. Masih menjadi satu paket semua. Tapi, saya pastikan, kami akan tetap memberikan perlawanan konstitusional," ujarnya.
"Insya Allah, kami akan dampingi. Beliau kan penasihat kami. Tanggal 8 beliau (Amien Rais) mau umrah," kata Sambo.
Transfer tersebut kali pertama terjadi pada 15 Januari 2007, kemudian 13 April 2007, 1 Mei 2007, 21 Mei 2007, 13 Agustus 2007, dan 2 November 2007 dengan masing-masing transfer Rp100 juta.
Amien Rais mengaku mendapatkan dana ratusan juta rupiah pada 2007 silam terkait dengan kegiatannya. Dana itu, kata Amien, berasal dari Soetrisno Bachir.
Sedangkan Soetrisno menegaskan, bahwa aliran dana yang diberikan kepada Amien tidak ada kaitannya dengan kasus pengadaan alat kesehatan. Uang senilai Rp600 juta yang diberikan selama enam bulan kepada Amien itu disebut berasal dari kocek pribadinya.