"Belum ada izin dari kami. Pada waktu yang sama kami juga ada acara," kata Abu kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Jum'at (9/6).
Abu menjelaskan acara yang diadakan Masjid Istiqlal hari ini sudah dirancang sejak jauh hari. Rangkaian acara tersebut adalah pesantren kilat, kegiatan remaja, kajian fiqih, kajian fiqih dan siraman rohani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak pengiriman surat tersebut, pengurus belum meberima komunikasi dari peserta aksi dalam bentuk apa pun. Abu hanya mengetahui aksi tetap berjalan di Masjid Istiqlal dari media sosial.
"Kalau tidak dapat izin, saya akan tetap melakukan aksi. Mungkin nanti akan ada diskusi untuk keputusan persetujuan," kata Adi saat ditemui.
Peserta lain, Muhammad Nur Hadifi (16) menyampaikan pendapat serupa dengan Adi. Ia mengetahui ABU 96 sejak kemarin malam dari bapaknya dan segara datang ke Masjid Istiqlal pagi ini.
"Saya tetap ikut aksi walau belum ada izin," kata Nur saat ditemui CNNIndonesia.com, Masjid Istiqlal, Jum'at (9/6).
Suasana Relatif Sepi
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, saat ini Masjid Istiqlal masih sepi dari peserta ABU 96. Hanya ada ratusan orang yang memasuki masjid dan puluhan orang yang di luar masjid.
Pedagang di Masjid Istiqlal tidak seramai biasanya. Tak ada pedagang makanan, kali ini hanya ada pedagang peci serta perlengkapan solat.
Meski begitu, saat ini lihak kepolisian sudah berkaga di Masjid Istiqlal. Terlihat ada puluhan personel yang berjaga di sekitar pintu Al Fattah.
Sebelumnya, Aksi Bela Ulama 96 dipimpin oleh Ustaz Ansufri ID Sambo dan Ustaz Hasri Sorimuda Harahap. Dalam poster aksi yang diterima CNNIndonesia.com, titik utama Aksi Bela Ulama 96 akan terpusat di Masjid Istiqlal Jakarta.