Namun, pengelola Masjid tidak melarang bila nantinya, para peserta aksi beribadah di Masjid terbesar di Asia Tenggara itu.
Kepala Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Salam mengingatkan para peserta aksi untuk tertib selama menjalankan ibadah di Masjid Istiqlal, terutama soal penghematan air saat berwudu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian kalau banyak peserta aksi, tolong siapkan tim kebersihan. Tim kebersihan kami terbatas," kata Abu di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/6).
"Bagi masyarakat yang ingin hadir hanya untuk ikut takjil, iktikaf dan Tarawih, silakan. Tapi kami hanya bisa siapkan untuk berbuka puasa sebanyak 3.400 sampai 4.000 orang. Kalau mau ikut silakan bawa makan sendiri dari rumah," kata Abu
Dikatakan Abu, pengurus Masjid Istiqlal mendapat surat izin dari peserta ABU 96 pada Minggu (4/6). Pengurus Masjid Istiqlal membalas pada tanggal Selasa (6/6) yang menjelaskan bahwa Masjid Istiqlal tidak bisa memberi fasilitas pada peserta aksi.
Sementara itu, Ketua Presidium Alumni 212 Ansufri Idrus Sambo mengatakan, akan tetap menggelar ABU 96. Ia mengatakan masjid adalah rumah Allah sehingga masjis milik umat Islam.
"Insya Allah tetap kita laksanakan acara tetap akan dilaksanakan," kata Sambo kepada CNNIndonesia.com.