"Ada tiga sumber kekuatan Islam, yaitu Islam, ulama dan khilafah. Orang kafir tahu itu yang jadi sumber umat Islam, maka mereka berusaha keras untuk hancurkan tiga sumber tadi," kata Labib saat orasi, Jum'at (9/6).
Labib menjelaskan saat ini marak terjadi kriminalisasi. Menurutnya kriminalisasi adalah mencari-cari kesalahan yang saat ini terjadi pada ulama dan organisasi islam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, pemerintah menyatakan pembubaran HTI karena dianggap bertentangan dengan konstitusi dan Pancasila. Namun, organisasi itu akan melawan sikap pemerintah itu dengan melawannya di jalur hukum. HTI sendiri didampingi oleh pengacara senior Yusril Ihza Mahendra.
Hasil survei Saiful Mujani Research And Consulting (SMRC) sebelumnya mengungkap mayoritas masyarakat menolak kehadiran kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) serta Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Dalam survei itu disebutkan, mayoritas Warga Negara Indonesia (WNI) menolak keberadaan dua organisasi yang disebut-sebut ingin mengubah kedaulatan negara. Bahkan mayoritas warga Indonesia setuju dengan rencana pembubaran dari pemerintah.
Lihat juga:Menghidupkan Pancasila di Era Jokowi |
Dari pertanyaan yang dilontarkan, sebanyak 62,5 persen responden merespons sangat bangga menjadi WNI dan 36,5 persen menjawab cukup bangga. Terkait loyalitas kepada bangsa, sebanyak 26,9 responden menjawab sangat bersedia, dan 57,6 persen menjawab bersedia.