Menurutnya, takbiran cukup dilakukan di masjid, musala, atau dipusatkan di kantor pemerintahan terdekat tanpa harus berkeliling.
"Kami mohon, sudah ada tempatnya, lebih baik kita takbiran di masing-masing kantor kecamatan, di masjid, di Balai Kota. Kalau bisa tidak perlu takbir keliling," kata Djarot di GOR Soemantri Brojonegoro, Jakarta Selatan, Selasa (13/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami akan mulai festival beduk lebaran dan gema takbir, dimulai dari tingkat kecamatan. Akan segera digelar per masing-masing kecamatan tanggal 16-19 Juni,"
Nantinya, satu pemenang terbaik dari tingkat kota kabupaten akan memperebutkan piala gubernur pada acara festival beduk dan gema takbir, yang diselenggarakan pada malam takbir 24 Juni 2017.
"Yang menang nanti akan mendapatkan piala gubernur dan uang pembinaan untuk juara 1, 2, 3. Ditambah dengan kambing. Jadi pulang nanti bawa kambing," kata Djarot.
Lihat juga:Naik Turun Tensi Hubungan Djarot-Sandi |
"Makanya pada saat nanti festival beduk itu akan ada 44 beduk, melambangkan kecamatan. Terus di tengah-tengah itu akan ada enam beduk, lima beduk itu melambangkan kota kabupaten dan satu beduk besar itu melambangkan provinsi," kata Djarot.