Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, sejak 29 Mei lalu hingga 9 Juni, pemeriksaan telah dilakukan pada 710 bus yang akan digunakan sebagai angkutan lebaran 2017. Jumlah bus yang dicek itu memang tidak banyak karena sebagaian besar sudah diuji KIR sebelumnya.
"Dari 710 yang layak jalan 60 persen, 40 persen tidak layak jalan," kata Andri usai Apel Persiapan Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (14/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu dilakukan juga untuk melihat kesiapan dari armada bus yang akan diterjunkan sebagai kendaraan angkutan lebaran.
Semua armada bus itu akan disebar di sejumlah titik yang akan dijadikan sebagai terminal angkutan lebaran, yaitu di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Terpadu Pulogebang.
Bus juga akan disebar di terminal bantuan yakni di Terminal Grogol, Terminal Tanjung Priok, Terminal Pinangranti, Terminal Muara Angke, dan Terminal Lebak Bulus.