"Saya minta PBB segera memasukan praktek kejahatan ini sebagai kejahatan transnasional yang dikecam oleh seluruh negara anggota PBB," kata Susi dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (15/6).
Menurut Susi, praktik kejahatan perikanan dan kelautan ini bukan hanya berdampak pada satu negara, tapi hampir seluruh negara di dunia yang memiliki kawasan perairan mengalami kerugian akibat tindakan kejahatan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, mafia diartikan sebagai perkumpulan rahasia yang bergerak di bidang kejahatan.
"Misalnya kejahatan kemanusiaan, praktek perbudakan, jual beli narkoba, senjata tajam, senjata api ilegal, hingga pelecehan seksual yang terjadi di atas kapal," kata Susi.
Selain itu, praktik illegal fishing, kata Susi, akan berdampak pada ekonomi dalam negeri. Barang atau spesies selundupan akan dijual dengan harga murah, sehingga memungkinkan terjadinya kompetisi yang tidak sehat.
Susi mengimbau agar PBB tidak membiarkan praktik illegal fishing terjadi secara bebas di masing-masing negara.
Seruan Menteri Susi ini mendapat dukungan dari Presiden Sidang Majelis Umum PBB Peter Thompson.
Peter mengatakan, dirinya menyambut baik upaya Indonesia yang telah menjadikan illegal fishing sebagai kejahatan transnasional.
"Kami berusaha keras melalui konferensi laut (PBB) ini, tetapi ini (persetujuan) juga tergantung pada semua orang, bukan pribadi," ujar Peter.
Dukungan juga datang dari Norwegia dan Interpol. Norwegia misalnya, menegaskan pentingnya aspek fisheries agriculture dalam memberantas praktik illegal fishing yang kerap terjadi.
Perwakilan Tetap Norwegia untuk PBB, Geir O Pedersen, mengungkapkan, 40 persen tindakan kriminal sektor perikanan yang terjadi telah menghabiskan sumber daya ikan yang ada.
Karena itu, Ia mengharapkan sektor perikanan mulai memerhatikan keberlanjutan agar sumber daya laut yang dinikmati saat ini, bisa juga dinikmati oleh generasi yang akan datang.
“Saya rasa, sangat penting untuk memerangi illegal fishing sebagai transnational organized crime demi masa depan kita bersama,” ungkap Geir.
Lihat juga:Populasi Tuna Sirip Kuning Terancam Punah |