Pemandangan cantik ini bisa dinikmati pengguna tol yang dari arah Bawen menuju Semarang.
Sejumlah pejabat seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono mengaku kagum dengan panorama yang melatarbelakangi Gerbang Tol Salatiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Beragam Masalah di Ruas Tol Setelah Brexit |
Namun, untuk melihat panorama ala Swiss ini, masyarakat disarankan tiba Gerbang Tol Salatiga pada pagi hari, sekitar pukul 7.00 hingga 8.00 WIB. Sebab, awan mulai menutupi pemandangan Gunung Merbabu di atas pukul 10.00 WIB.
Bawen-Salatiga merupakan ruas tol fungsional sepanjang 17,5 kilometer yang akan mulai beroperasi secara fungsional, Senin (19/6) mendatang. Ruas tol ini merupakan bagian dari proyek tol Transjawa yang akan dioperasikan pemerintah secara fungsional pada arus mudik tahun ini.
Berbeda dengan jalan tol fungsional lainnya, proses pembangunan Bawen-Salatiga ini hampir mendekati sempurna. Tekstur jalan yang didominasi dari beton memberikan kenyamanan bagi pemudik saat melintasi ruas tol ini sambil menikmati pemandangan alam yang terhampar di sisi kiri dan kanan.
Latar belakang Gunung Merbabu di Gerbang Tol Salatiga. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho) |
Masyarakat hanya diizinkan untuk mengabadikan berbagai keindahan alam di ruas tol ini dari dalam kendaraannya. Masyarakat dilarang berhenti di jalan tol ini untuk sekadar swafoto atau foto bersama keluarganya.
Empat Gerbang Tol
Terpisah, Direktur Teknik dan Operasi Trans Marga Jateng, Ali Zainal Abidin mengatakan, pihaknya hanya akan membuka empat dari delapan gerbang tol Salatiga pada arus mudik lebaran tahun ini. Menurutnya, jalur satu arah akan diberlakukan pada gerbang tol ini.
"Ada delapan gerbang. Empat masuk dan empat keluar. Tapi untuk mudik hanya dibuka empat gerbang arah Solo," katanya.
Terkait status jalan tol yang masih beroperasi secara fungsional, Ali menjelaskan, hal itu disebabkan ruas tol Bawen-Salatiga masih menunggu hasil uji kelayakan. Dia memperkirakan, hasil tersebut baru dikeluarkan pada Juli 2017 mendatang atau setelah lebaran.
"Rambu semua sudah terpasang dan jalanan suda teraspal semua. Tapi kan tol itu harus uji kelayakan dan tentukan tarif. Mudah-mudahan bulan Juli sehabis lebaran sudah operasi penuh," kata Ali.
Latar belakang Gunung Merbabu di Gerbang Tol Salatiga. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)