"Perangkat pemogokan sudah siap 100 persen sejak malam ini. Kami menyediakan tenda, atribut, spanduk dan lain-lain. Akan ada ribuan sopir yang mogok. Aksi ini berlangsung hingga 26 Juni, namun semuanya tergantung hasil perundingan di lapangan," kata Wadi Atmawijaya, Humas FBTPBI kepada CNNIndonesia.com, Minggu (18/6) malam.
Dj Jakarta, aksi mogok akan terkonsentrasi di Depot Pertamina Plumpang, Jakarta Utara. Ada empat tuntutan yang diusung para sopir atau AMT dalam aksi kali ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan, menurut Wadi, melakukannya dengan berbagai cara, termasuk dengan tidak meloloskan pekerja saat tes seleksi.
"Kami juga menuntut Pertamina mengubah sistem kerja menjadi delapan jam kerja sehari. Kami menuntut perusahaan mempekerjakan lagi rekan-rekan kami yang di-PHK," katanya.
Ini bukan aksi mogok pertama yang digelar oleh AMT. Wadi mengatakan, AMT sebelumnya juga telah menggelar aksi yang sama pada November 2016.
Aksi pertama sempat dimediasi oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dan menghasilkan sejumlah kesepakatan antara Pertamina dan AMT.
"Tapi baru satu poin yang dipenuhi oleh mereka," ujarnya.
Wadi menegaskan, aksi mogok hari ini berlangsung hingga 26 Juni kecuali ada kesepakatan yang dicapai dalam perundingan antara Pertamina dan AMT.
Aksi mogok akan melibatkan 11 depot di sejumlah daerah seperti di Plumpang, Banyuwangi, Surabaya, Padalarang, dan Makassar.