"Kalau untuk Lebaran ini beliau mau di Arab Saudi bersama keluarganya," kata Sugito kepada CNNIndonesia.com di Jakarta, Selasa (20/6).
Sugito mengatakan, Rizieq sebenarnya punya niat pulang sebelum Lebaran. Namun, melihat situasi yang belum kondusif, apalagi polisi masih mengincar Rizieq dalam kasus dugaan konten pornografi maka Rizieq membatalkan niatnya untuk pulang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalau dengan cara-cara yang provokatif kemungkinan besar pendukung Habib Rizieq tidak terima dan itu malah membuat suasana tidak kondusif,” kata Sugito.
"Tolonglah polisi profesional. Kalau memang bukti lemah kan tidak usah dilanjutkan," kata Sugito.
Terpisah, kuasa hukum Rizieq lainnya, Kapitra Ampera mengatakan sebaiknya polisi menunda penyidikan kasus Rizieq itu dan lebih fokus dalam pengamanan Lebaran.
"Kami juga berharap penundaan itu awal dari suatu kebaikan agar kasus ini dapat di hentikan," kata Kapitra.
Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan konten pornografi sejak akhir Mei silam. Dalam kasus itu, polisi juga telah menetapkan satu tersangka lainnya, yakni Firza Husein. Polisi belum memeriksa Rizieq dalam kasus itu karena Rizieq berada di luar negeri.
Polisi telah mengirimkan red notice ke Interpol untuk melakukan penangkapan terhadap Rizieq, namun permohonan red notice itu ditolak interpol.