Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com saat melintasi sepanjang Jalan Kalimalang hingga wilayah Bekasi Timur, kepadatan volume kendaraan mulai terasa di persimpangan Caman, hingga Grand Dhika, Bulak Kapal. Kepadatan itu terasa hingga pukul 2 dini hari.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polrestro Bekasi Kota Ajun Komisaris Besar Polisi I Nengah Adi Putra, mengatakan mayoritas pemudik yang melewati jalur Kalimalang, memilih berangkat ke daerah tujuan mudik masing-masing pada malam ini karena besok sudah memasuki cuti bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka itu diprediksi akan semakin bertambah mencapai 50-60 ribu kendaraan roda dua hingga menjelang waktu sahur. Sementara sejak Senin (19/6) hingga Rabu (21/6), terdapat 29.336 kendaraan roda dua yang melintasi jalur tersebut.
"Kendaraan roda empat sampai jam 20.00 malam tadi mencapai 1.600 di wilayah arteri. Ada peningkatan, kurang lebih 40 persen dibanding kemarin. Tapi kalau nanti dihitung sampai besok pagi bisa 100 persen dari kemarin," ujarnya.
Sejumlah langkah antisipasi, kata Nengah, telah disiapkan Satlantas Polrestro Bekasi Kota, seperti menerjunkan petugas di persimpangan rawan kemacetan, menutup beberapa titik jalur putar balik dan memprioritaskan kendaraan roda dua di Jalan KH. Noer Ali selepas persimpangan Bekasi Cyber Park (BCP).
Nengah menghimbau kepada para pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan roda dua agar selalu waspada dan berhati-hati, serta memanfaatkan posko mudik untuk beristirahat.
Apalagi, di beberapa titik, seperti di daerah Sumberarta, kondisi jalan cenderung bergelombang imbas pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).