"Kunjungan keluarga dilaksanakan pada 1 Syawal 1438 dan 2 Syawal 1438 Hijriah," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pekan lalu.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pada Minggu (25/6) ini, beberapa keluarga sudah mulai berdatangan baik ke kantor pusat KPK maupun ke Rumah Tahanan Kompleks Polisi Militer Komando Daerah Militer (Rutan Pomdam) Jaya di kawasan Guntur, Manggarai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, para tahanan KPK menjalani ibadah salat Id di Rutan Guntur.
Beberapa di antaranya adalah mantan hakim konstitusi Patrialis Akbar, mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman, dan mantan Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) Handang Soekarno.
Ini adalah kali pertama mereka menjalani salat Id di Rutan Guntur. Berbagai kasus yang menjerat membuat mereka kini kehilangan kebebasan.
Tak ada lagi menyantap ketupat lebaran di rumah dan mengunjungi handai taulan. Mereka kini menjalani Idulfitri dalam pengawalan ketat.
Usai menunaikan ibadah salat, sejumlah tahanan yang berasal dari ruang tahanan KPK langsung dipulangkan. Dengan sangat tertutup mereka dibawa dengan mobil dinas KPK meninggalkan Rutan Guntur.
Secara keseluruhan, KPK mencatat setidaknya ada 23 tahanan yang menunaikan salat Id di Rutan Guntur. "Diikuti tahanan muslim pria dan wanita Cabang Rutan KPK C1 dan Guntur, total 23 orang," kata Febri.