Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir mengatakan, halalbihalal yang digelar bukan acara biasa. Acara silaturahmi itu akan diadakan dalam skala besar dengan melibatkan banyak ulama dan pejabat pemerintahan.
"Kami akan adakan halalbihalal untuk elemen-elemen Aksi Bela Islam, akan kita kumpulkan. Kami juga akan koordinasi bagaimana terjadi halalbihalal antara ulama, umara (pemerintah), dan umat. Ini lebih luas Insya Allah," kata Bachtiar kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi lebih besar kemudian digelar pada 2 Desember 2016. Namun aksi kali ini berjalan damai dalam bentuk salat jumat yang memenuhi lapangan Monas hingga ruas jalan di sekitarnya. Presiden Joko Widodo saat itu juga hadir dan ikut salat jumat bersama.
Setelah kasus Ahok usai, saat ini fokus GNPF adalah mengawal kasus yang menjerat sejumlah tokoh mereka dan aktivis. Misalnya kasus Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab, Sekjen FUI Muhammad Alkhaththath, Munarman, dan beberapa kasus lain.
"GNPF-MUI berkewajiban mengawal semua, peristiwa atau kasus terkait aksi bela islam," kata Bahctiar.