Kepala Biro Komunikasi Kemenhub J.A. Barata mengatakan, program mudik gratis arus balik menggunakan moda transportasi kapal laut dan diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin kembali ke ibukota dengan menggunakan sepeda motor.
Program tersebut bertujuan untuk mengurangi arus kepadatan lalu lintas pengguna sepeda motor, mengurangi angka kecelakaan sepeda motor yang mendominasi di setiap musim lebaran, serta mengurangi penggunaan sepeda motor untuk jarak jauh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun program yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub tersebut akan melayani pemudik dengan kendaraan roda dua dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 29 dan 30 Juni, serta 2, 4 dan 6 Juli.
"Pemerintah melalui Kemenhub mengimbau para calon pemudik sepeda motor mengurangi atau tidak menggunakan motor untuk perjalanan jarak jauh. Manfaatkanlah program Mudik Gratis dari Kementerian Perhubungan," imbuh Barata.
Sementara, pendaftaran langsung dapat dilakukan dengan mendatangi Konter Registrasi pada hari-hari keberangkatan yang telah disebutkan di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. "Persyaratannya harus memiliki KTP, SIM C dan STNK sepeda motor," katanya.
Total kuota untuk mudik gratis arus balik Kapal KM mutiara Sentosa III, yaitu sebanyak 500 sepeda motor dan 1.000 penumpang, sedangkan untuk kapal KM Dobonsolo, yakni 5.000 sepeda motor dan 10.000 penumpang.