Salah satu petugas piket Mako Brimob menyatakan jadwal besuk tahanan dilakukan setiap Selasa dan Jumat. Karenanya, dia memastikan tak akan memperbolehkan siapapun membesuk Ahok.
"Jadwal besuk setiap Selasa dan Jumat. Untuk Jumat ini belum bisa, karena masih Lebaran," kata petugas yang enggan disebutkan namanya itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada yang datang dari tadi. Siapapun tak akan kami izinkan masuk," tuturnya.
Meskipun demikian, salah satu pendukung Ahok, Dewi Gurki datang bersama keluarganya ke markas pasukan elite Polri ini. Dia mengaku datang untuk memberikan ucapan selamat pada Ahok.
Dewi berniat untuk merayakan ulang tahun Ahok. (Foto: CNN Indonesia/Feri Setyawan) |
"Kami datang hanya ingin memberikan senyum ke Pak Ahok. Kasus ini tak melemahkan kami mendukung Pak Ahok," tuturnya.
Menurut perempuan yang tinggal di Cengkareng, Jakarta Barat itu, apa yang terjadi hari ini merupakan dorongan agar Ahok terus maju.
"Pak Ahok tetap maju saja, jangan takut Pak Ahok. Yang terjadi saat ini hanya menjadi sebuah dorongan Pak Ahok akan semakin maju," tuturnya.
Untuk diketahui, Ahok hari ini, Kamis (29/6), genap berusia 51 tahun. Namun tak seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Ahok harus melewati hari jadinya di dalam Rumah Tahanan Markas Korps Brimob Kelapa Dua.
Ahok lahir pada 1966 silam di Manggar, Belitung Timur, Bangka Belitung. Keluarga kini harus rela tak merayakan ulang tahun mantan Bupati Belitung Timur itu di rumah.
Fifi menyatakan, keluarganya bakal merayakan kecil-kecilan ulang tahun sang kakak di Mako Brimob. Namun ia dan ibundanya tak bisa ikut hadir. Fifi mengaku tengah berada di Amerika Serikat, sementara ibunya di Belitung.
"Iya (akan ada yang ke Mako Brimob), tapi saya lagi di Amerika dan mama lagi di Belitung," katanya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (28/6) malam.
Dewi berniat untuk merayakan ulang tahun Ahok. (Foto: CNN Indonesia/Feri Setyawan)