Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa mengatakan Kementerian ESDM dan pihak terkait telah menyiapkan tambahan mobil tangki BBM. Mobil tanki BBM yang disiapkan sebanyak 2.637 unit, 71 lokasi kantong BBM, sembilan unit mobil dispenser, 53 lokasi Kiosk Pertamax/AKR 92, 10 lokasi serambi Pertamax, dan 83 unit motor Pertamax.
Ketua Posko Nasional Sektor ESDM untuk Idul Fitri 2017 itu juga mengungkapkan bahwa di wilayah jalur utama arus balik, pasokan BBM menjadi prioritas, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan yang terjadi, sehingga pengemudi tidak perlu khawatir kehabisan BBM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara umum kondisi stok BBM dan LPG dalam keadaan normal dan penyaluran BBM nasional berjalan lancar," ujarnya.
Fanshurullah menjelaskan, dari 5.480 SPBU yang ada di seluruh Indonesia, 80 persen atau 4.386 SPBU menjual Premium. Sementara sisanya adalah SPBU Non premium. Kecukupan stok seluruh jenis BBM bagi masyarakat menurutnya adalah menjadi kewajiban.
"Saat ini, terdapat 5.480 SPBU yang ada di Indonesia, hanya sekitar 20 persen yang merupakan SPBU Non Premium. Pasokan BBM termasuk premium bagi masyarakat harus terjamin," tambahnya.
Untuk realisasi pendistribusian BBM dari H-16 sampai H+2, terdapat kenaikan yang signifikan pada H-9. Di H-9 terdapat kenaikan sebesar 64 persen jika dibandingkan dengan realisasi pendistribusian BBM 2016 pada periode yang sama.
Sedangkan pada Realisasi Pendistribusian BBM Tahun 2017 hari ke-18 (H+2), terdapat penurunan sebesar 4 persen dibanding tahun sebelumnya.