"Jalur alternatif mudik Jalan Raya Sarangan hingga tembus Karanganyar, Jawa Tengah perlu diwaspadai karena ada zona rawan longsor di wilayah tersebut," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Fery Yoga Saputra, Jumat (30/6).
Menurut dia, meski sudah memasuki musim kemarau, hujan lebat sesekali masih mengguyur sejumlah wilayah di Magetan, sehingga harus tetap diwaspadai bahaya longsor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kewaspadaan tidak hanya untuk pemudik saja, tetapi juga bagi pengguna jalan yang ingin liburan ke tempat wisata di sekitar kawasan tersebut," katanya.
“Saat hujan deras bersamaan dengan angin kencang rawan, londisi itu bisa menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor," terang Fery.
Hingga Juni 2017, sudah ada empat kejadian longsor pada jalur tersebut. Dua di antaranya berskala kecil karena tidak sampai menutup badan jalan, sedangkan dua lainnya sempat menutup akses jalan.
Fery menambahkan, BPBD telah menyiagakan 10 hingga 30 anggotanya untuk memantau jalur Sarangan.
Jika ada longsor yang menutup badan jalan, BPBD berusaha secepat mungkin membersihkan material agar jalur alternatif tersebut dapat segera dilewati kendaraan, baik untuk arus balik maupun rekreasi.