"Kami sudah ada arahan sebenarnya dari awal dari Kapolri, bahwa dalam penugasan selalu buddy system. Itu minimal berdua," kata Setyo saat jumpa media di Mabes Polri, Sabtu (1/7).
Setyo mengimbau semua anggota selalu siap siaga dan waspada dalam menjalankan tugas. Tidak boleh menganggap enteng segala kemungkinan yang bisa membahayakan anggota Polri.
Diketahui, terjadi penyerangan terhadap anggota Polri. Pada Minggu (25/6) lalu dua orang berinisial AR (30) dan SP (47) masuk ke dalam Polda Sumatera Utara dan menikam Aiptu Martua Sigalinging yang berjaga di pos II.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian kemarin malam (1/7), Mulyadi menyerang dua anggota polri bernama AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bakhtiar saat salat di saf ketiga dalam Masjid Falatehan.
Lebih lanjut, Setyo mengimbau anggota membawa senjata dalam berbagai kegiatan. Bila ada anggota yang tidak mendapat inventaris sejata, anggota tersebut bisa menjalankan buddy system dengan anggota yang memiliki senjata.