Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, sejauh ini Kepolisian sudah meyakini bahwa identitas pelaku adalah Mulyadi. Namun, Kepolisian perlu menunggu hasil tes DNA untuk benar-benar menyimpulkan identitas pelaku.
"Jadi pelaku, kami sudah sampaikan 75 sampai 80 persen itu Mulyadi. Tapi, Masih ada tes DNA lagi," ujar Setyo saat dihubungi, Minggu (2/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Setyo mengaku, tidak bisa memastikan hasil tes DNA itu akan selesai. Namun, ia mengklaim, Kepolisian telah meyakini identitas pelaku adalah Mulyadi.
"Kakaknya dan Kakak Ipar sudah mengakui itu Mulyadi. Tapi berikan waktu kami untuk tes DNA itu," ujarnya.
Sebelumnya, pelaku menyerang dengan menusuk dua anggota Brimob usai salat Isya di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan, Jumat (30/6). Kedua anggota bernama AKP Dede Suhatmi dan Briptu M. Syaiful Bakhtiar saat itu tengah salat di saf ketiga dalam masjid.
Pelaku yang menyerang korban langsung melarikan diri ke arah Terminal Blok M. Ketika dalam pengejaran oleh anggota Brimob lain, pelaku diduga berbalik melawan dan kemudian berujung tembakan di kepala dan dada.